Karena sudah memasuki musim liburan Christmas, kami memutuskan untuk
jalan-jalan. Kali ini pilihan kami jatuh ke London, karena belum pernah ke
Ibukota Inggris ini. Liburan ke London selalu menjadi pilihan menarik, terutama
bagi kami yang tinggal di kota lain di Inggris seperti Birmingham. Jarak yang
relatif dekat, transportasi umum yang mudah, serta banyaknya destinasi wisata
gratis membuat London menjadi tujuan menarik.
Berangkat dari Birmingham ke London Naik Bus National Express
Perjalanan kami dimulai sejak pagi hari. Pukul 06.45 pagi, kami
berangkat dari rumah menggunakan Uber menuju terminal National Express Coach
Birmingham. Sebelumnya kami mencoba menggunakan Bolt karena lebih murah, tapi
ternyata susah mendapatkan tumpangan Bolt pagi ini. Bus menuju London
dijadwalkan berangkat pukul 07.25 pagi sehingga kami perlu sampai di bus
station sebelum jam tersebut. Pukul 7.10 kami sudah sampai lokasi. Jam segini
masih gelap di bulan Januari. Memilih bus National Express untuk perjalanan
dari Birmingham ke London adalah pilihan yang tepat. Selain harga yang relatif
lebih terjangkau dibandingkan kereta, bus ini juga nyaman untuk perjalanan
jarak menengah. Selain National Express ada juga Flix bus yang sepertinya juga
bisa dapat diskon kalo belinya jauh-jauh hari.
Sumber: BirminghamWorld
Perjalanan Birmingham–London memakan waktu sekitar 2 jam 30 menit. Hari
itu kondisi jalan sangat lancar, sehingga bus tiba lebih cepat dari jadwal.
Selama perjalanan, kami bisa duduk santai sambil menikmati pemandangan
sepanjang jalan. Bus sangat nyaman, jok bus sangat nyaman, empuk, dan memiliki
seat belt. Di sini, seat belt wajib dikenakan saat bus dalam kondisi berjalan.
Sopir akan mengingatkan kita untuk mengenakan seat belt sebelum berjalan.
Selain itu, bus juga memiliki slot USB untuk charging, serta tray untuk tempat
makanan di depan kita.
Tiba di Victoria Coach Station London
Kami tiba di Victoria Coach Station lebih cepat sekitar 15 menit dari
jadwal. Station ini merupakan salah satu terminal bus terbesar dan tersibuk di
London. Lokasinya strategis dan mudah terhubung dengan berbagai moda
transportasi umum, seperti bus kota dan London Underground. Begitu bus masuk ke
station, penumpang dipersilakan turun ke terminal dan mengambil bagasi apabil
ada.
Mengunjungi Science Museum London
Science Museum London adalah salah satu museum sains paling terkenal di
dunia dan menjadi destinasi favorit wisatawan. Kabar baiknya, museum ini gratis
dan sangat cocok dikunjungi oleh semua usia. Museum ini memiliki berbagai
galeri yang membahas banyak hal, seperti sejarah perkembangan sains dan teknologi,
dunia medis dan kesehatan, transportasi dan mesin, eksplorasi luar angkasa,
serta penemuan ilmiah yang mengubah dunia
Begitu masuk, kami langsung disambut dengan bangunan yang luas dan
koleksi yang sangat beragam. Salah satu area favorit kami adalah galeri
eksplorasi luar angkasa, yang menampilkan replika satelit, roket, dan kapsul
astronot. Ada juga galeri tentang sejarah kedokteran, yang menunjukkan
perkembangan alat medis dari masa ke masa. Penjelasannya disajikan dengan cara
interaktif dan visual yang menarik, sehingga tidak membosankan. Untuk
lengkapnya baca tulisan berikut ya: Mengunjungi Science Museum, London,
Inggris.
Bertemu Teman dan Keluarga dari Birmingham
Di Science Museum, kami bertemu dengan teman dan keluarganya yang juga
berasal dari Birmingham. Momen ini terasa spesial karena perjalanan ke London
sekaligus menjadi ajang bertemu dan berbincang bersama. Sudah beberapa bulan
kami tidak berjumpa meskipun sama-sama di Birmingham. Kami berkeliling museum
bersama, berbagi cerita, dan tentu saja mengabadikan momen dengan foto-foto.
Bertemu teman di kota besar seperti London memberikan rasa hangat, terutama
bagi sesama perantau.
Lanjut ke Natural History Museum London
Setelah puas menjelajahi Science Museum, kami berjalan kaki menuju Natural History Museum, yang lokasinya sangat berdekatan. Museum ini terkenal dengan koleksi sejarah alamnya dan bangunan bergaya klasik yang ikonik. Di dalam Natural History Museum, pengunjung bisa melihat banyak hal seperti kerangka dinosaurus raksasa, koleksi fosil dan batuan, galeri bumi dan gunung berapi, serta Informasi tentang keanekaragaman hayati bumi.
Sayangnya, saat kami berkunjung, Natural History Museum sangat ramai. Banyak rombongan wisatawan, sehingga suasana terasa cukup padat dan kurang nyaman. Kami hanya berjalan-jalan saja tanpa bisa menikmati isinya dengan perlahan. Karena kondisi tersebut, kami hanya berkeliling sebentar. Meskipun koleksinya sangat menarik, kami memutuskan untuk tidak berlama-lama dan melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya.
Menikmati Malam di Big Ben, London Eye, dan Sungai Thames
Dari area museum, kami lalu jalan kaki ke subway station terdekat. Kami
naik London Tube Train menuju pusat kota, tepatnya ke area Big Ben dan London
Eye. Transportasi underground di London sangat efisien dan menjadi pilihan
utama wisatawan karena subway memiliki jalur ke hampir setiap sudut kota
London. Biayanya juga tidak terlalu mahal karena ada price cap atau harga
maksimal yang kita bayar per harinya apabila kita sering menggunakannya. Kurang
lebih sekitar 8-11 poundsterling per hari untuk transportasi.
Setibanya di sana, suasana kota mulai berubah karena sudah mulai gelap.
Lampu-lampu kota menyala, dan landmark ikonik London terlihat semakin indah
menjelang malam. Kami turun di stasiun yang sangat dekat dengan Big Ben, dan
begitu keluar dari station, langsung muncul di depan Jam Big Ben. Bagus sekali
saat malam hari. Di sini ternyata juga sangat ramai dengan pengunjung, padat
sekali.
Kami berjalan menyusuri area sekitar Big Ben berfoto-foto dan menikmati suasana Sungai Thames. Nampak juga London Eye. Setelah itu, kami menyeberangi jembatan menuju taman di sekitar London Eye. Di sana juga ada Christmas market dengan carrousel. Di taman tersebut, kami kembali bertemu teman-teman Indonesia. Kami duduk bersama sambil menikmati suasana malam di Sungai Thames, yang terlihat sangat indah dengan pantulan cahaya dari gedung-gedung di sekitarnya.Suasana malam di London terasa romantis dan tenang. London Eye yang berputar perlahan, angin malam yang sejuk, serta pemandangan Sungai Thames membuat momen ini menjadi salah satu bagian terbaik dari perjalanan kami. Saya sangat menikmati pemusik yang sedang ‘mengamen’ di sini, sangat professional banget main musiknya.
Perjalanan Menuju Hotel di Canning Town
Setelah puas menikmati malam di pusat kota London, kami melanjutkan
perjalanan menuju hotel di area Canning Town menggunakan tube train. Perjalanan
malam ini terasa sumpek sekali karena ini memang sedang musim liburan.
Untungnya kami tidak perlu berganti subway karena sudah satu jalur.
Kami berhenti di Canning Town station. Di sini merupakan area bisnis
dengan gedung-gedung tinggi. Kami lalu berjalan menuju hotel yang sudah kami
pesan. Sebelum ke hotel kami berbelanja dahulu di supermarket terdekat untuk
menyetok kebutuhan. Sesampainya di hotel, rasa lelah mulai terasa, tetapi hati
kami puas. Hari pertama terasa sangat melelahkan karena kami berangkat dari
pagi sekali dari Birmingham dan di sini banyak berjalan kaki.
Berikut pengalaman hari kedua di London.














